Posts

JANGAN PERNAH

JANGAN PERNAH (Bt : Habibati) Jangan pernah engkau datangi sungai itu _bebatuan beku. Air yang keruh di dasarnya. Tak ada ikan yang rela bertandang Jangan pernah sekali-kali engkau menengoknya Meski sekejap Meski pangling Mesti lenyap Mesti berpaling Jangan pernah engkau Jangan. Kendari, 28 April 2020 d4nosaurus

BUAT HABIBATI

BUAT HABIBATI Apakah aku pernah katakan ini sebelumnya_  aku hanya sebentar di sini Hanya sementara Berceritalah tentang bunga-bunga di halaman rumah kita Yang merah yang hijau yang mataharinya penuh Rumput-rumputnya yang segar Burung-burung bersuara di tiap tangkainya Tentang air hujan yang datang di teras Tentang embun di kakimu ketika pagi-pagi engkau berjalan-jalan di sana dengan ceria Maukah engkau bercerita Tentang suatu waktu pada waktu yang sudah tak muda ini Tentang halaman rumah kita_ indahnya saat pagi saat sore bahkan malam hari di sana.  Maukah engkau bercerita sekali lagi tentang itu Untukku? Kendari, 28 April 2020 d4nosaurus

JANGAN

JANGAN (Bt : Habibati) Jangan pernah katakan itu Karena tanah hitam meski diam kau tak pernah bisa selami dambanya pada hujan Akan belaian air bening nan lembut basahi lelahnya akan dunia Engkau takkan bisa rasakan dendam sang 🌹 mawar ketika malam dingin bekukan kelopak merah demi cintanya pada sinar mentari Engkau takkan bisa rasa sepinya taman berbunga tanpa kekupu beterbangan dari kuncup ke kuncup Jadi jangan pernah katakan  kata-kata tanpa kata cinta tiap saatnya. Engkau tak akan pernah tahu rindunya aku mendengar bibirmu berkata, "uhibbuka fillah," pada hatiku Pada bibirku yang setiap saat ingin mengucapkan, "Ahabbakilladzii ahbabtani ilahuu" pada dirimu Kendari, 27 April 2020 d4nosaurus

CANDIL

CANDIL (Bt : Habibati) Aku mencarimu di sebuah mangkuk berisi Candil Mencari gula di dalamnya yang kutemui senyummu yang centil Uap gurih menguar dari santan pandan Begitu pula wajahmu berseri hatiku tertawan Oh lihatlah 👅 lidahku dimanja adonan ubi jalar bercampur tepung Bagai cintamu yang siap menangkap dan aku terkepung Seketika jatuh dalam kolam asmara Seperti sup kolak kini lumer terasa Kendari, 26 April 2020 D4nosaurus

BUKU

BUKU (Bt : Habibati) Aku bayangkan engkau kata-kata yang berbaris di halaman hati Jadi tinta tuliskan kata cinta dengan huruf-huruf besar pada jari Aku tak melarang engkau menggambar simbol hati Meletakkan anak panah dengan hati-hati Engkau boleh mewarnai dengan spidol merah jambu Menuliskan nama kita dengan pensil warna abu-abu  Apapun boleh kautorehkan di sana Segala sedih juga bahagia Namun jika engkau benci berpura-puralah sebagai kura-kura lucu yang ceria Bahkan jika kau marah tuliskan saja kata 'Rindu' dengan gembira ria Agar nanti suatu hari yang entah kapan aku bisa membacamu  Menemukan betapa berharganya diriku karena engkau telah mencintaiku Kendari, 24 April 2020 d4nosaurus

28 SYABAN

28 SYABAN  (Bt : Habibati) Setahun yang lalu di ranjang operasi Wajah itu pucat pasi  Pesakitan bah hantu mencekik napas Seluruh tenaga menguar di udara lepas Tepis segala sia-sia  Lendir darah menyeruak. Seorang anak manusia Teriakmu tangis dan tawa Suaranya mengisi ruang hampa Ah, engkau tak pernah lupakan itu Air matamu kini sehangat tahun yang lalu Kendari, 01 Ramadhan 1441 (24 April 2020) d4nosaurus

NASIOPA

NASIOPA (Bt : Habibati) Entah apa rasanya ketika tubuhku seperti pepaya muda engkau cemplungkan ke air mendidih Sementara engkau menjelma menjadi ikan pindang dengan bertabur biji cabe merah di panci Di saat siang hari yang cerah kita saling berpelukan di piring makan : dapur kita yang lengang Mungkin rasa lapar yang telah lama bertandang menjadi nafsu menguar hingga memberontak Saat itu kita saling cium tanpa henti puaskan hasrat yang lama pendam karena rindu terperam Jangan tanyakan akhirnya karena kita seperti piring kotor di atas ranjang dengan segala nikmat yang ada Kendari, 23 April 2020 d4nosaurus