MENJADI BURUNG 🐦 (Bt : Habibati) Aku ingin menjadi 🐦 burung Di langit yang tak mudah murung Kepak sayap liarku terbang Engkau di sisiku setia tanpa bimbang Di pagi yang cerah ceria Kitalah dua makhluk paling berbahagia Di kabel listrik itu kita jadi benalu Dan langit menjadi haru biru Jika suatu ketika engkau duduk di teras Memandang langit dan kabel yang keras Ingatlah bahwa aku pernah membayangkan Kau dan aku menjadi 🐦 burung yang menyenangkan Kita hanya berdua Bersama kabel dan langit bersua Kendari, 26 Mei 2020 d4nosaurus
SEHELAI DAUN KERING (Bt : Habibati) Tiba-tiba saja hatiku jatuh berhelai-helai di jalanan itu Tapi biarkan saja begitu Aku masih ingin berbaring sejenak di situ Menikmati pagi yang cerah di sepanjang jalan Meluruskan punggung yang telah lama bengkok demi menunggu waktu berduaan Seperti sekarang tertelungkup bersamamu dalam kehangatan Aku yang hanya sehelai daun kering merindukan dirimu Tubuhmu yang kini sehijau lumut kuharap juga menantikan aku Tunggu sebentar biar kita nikmati pagi ini sambil meluruskan punggung yang bengkok; hanya bersamamu Kendari, 30 Mei 2020
PUISI PATIDUSA *************** (Serupa lotus yang mekar di jiwa pembela bangsa) Lumpur Tempatmu berpangkal Hitam legam berpupur Menyaru dalam rawa berasal Lahir dari tanah kotor Namun semangat juang Ganal motor Pejuang Padma Adalah engkau Mekar serupa surya Merah putih kelopak memukau Seumpama darah marun membusa Tak henti bergejolak Demi bangsa Bergolak Tunjung Pula namamu Jiwa tak berujung Menjaga negara sebagai pengampu Wahai dikau sang seroja Dadamu segala cinta Menempa cita Sentosa Tanganmu Kau genggam Semangat patriot beradu Pembela segenap nusantara berderam Catatan Kaki: Lotus, Padma, Tunjung, Seroja : Teratai Ganal : Serupa Pengampu : Orang yang menjaga keselamatan orang lain Berderam : Bunyi tiruan seperti auman harimau Ibnu Nafisah Kendari, 03 Oktober 2015
Comments
Post a Comment